Kenali 5 Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak

Kenali 5 Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak,- Seperti namanya, penyakit jantung bawaan adalah penyakit jantung yang dibawa sejak lahir. Dimana kelainan terjadi pada struktur jantung atau fungsi sirkulasi jantung terjadi akibat gangguan atau kegagalan perkembangan struktur jantung pada fase awal perkembangan janin. Penyebab jantung bawaan sendiri sebagian besar tidak diketahui, namun beberapa kelainan genetik seperti sindroma Down dan infeksi Rubella (campak Jerman) pada trimester pertama kehamilan ibu berhubungan dengan kejadian jantung bawaan tertentu.

Kenali 5 Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak

Penyakit jantung bawaan secara umum dikelompokan menjadi 2, pertama adalah penyakit jantung bawaan sianotik dan kedua adalah penyakit jantung bawaan asianotik. Penyakit jantung bawaan sianotik biasanya memiliki kelainan pada struktur jantung yang lebih kompleks dan hanya dapat ditangani dengan jalan pembedahan. Sementara untuk penyakit jantung asionatik umumnya memang memiliki lesi / kelainan yang sederhana dan tunggal, namun tetap saja lebih dari 90% pengobatannya memerlukan tindakan bedah jantung terbuka.

Pada penyakit jantung sianotik, bayi baru lahir akan terlihat biru karena percampuran darah bersih serta darah kotor melalui kelainan pada struktur jantung. Dalam kondisi seperti inilah jaringan tubuh bayi tidak mendapat cukup pasokan oksigen dan ini adalah hal yang berbahaya dan harus sesegera mungkin mendapatkan penanganan. Sebaliknya, untuk penyakit jantung bawaan non sianotik tidak akan mengalami gejala, yang nyata sehingga seringkali tidak disadari dan tidak terdiagnosa baik oleh dokter maupun oleh orang tua. Gejala yang timbul awalnya berupa lelah menyusui atau menyusui sebentar-sebentar dan gejala selanjutnya berupa keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan.

Dan berikut ini, adalah 5 penyakit jantung bawaan pada anak yang wajib Anda ketahui.

1.  VSD (Ventracular Septal Defect) / Sekat Bilik Jantung Berlubang

VSD adalah kelainan jantung berupa lubang pada sekat antarbilik jantung yang menyebabkan kebocoran aliran darah pada bilik kiri dan kanan jantung. Kebocoran ini membuat sebagian darah yang kaya oksigen kembali ke paru-paru sehingga menghalangi darah rendah oksigen memasuki paru-paru. Bila lubangnya kecil, VSD tidak memberikan masalah berarti. Bila besar, bayi dapat mengalami gagal jantung. VSD adalah kelainan jantung bawaan yang paling sering terjadi (30% kasus). Gejala utama dari kelainan ini adalah kesulitan menyusui dan gangguan pertumbuhan, nafas pendek dan mudah lelah. Bayi dengan VSD besar cepat tidur setelah kurang menyusui, bangun sebentar karena lapar, mencoba menyusu lagi tetapi cepat kelelahan, tertidur lagi, dan seterusnya.

2.  PDA / Persisten Duktus Arteriosus Persisten

Duktus arteriosus adalah pembuluh darah yang menghubungkan arteria pulmonalis dengan bagian aorta distal dari arteria subklavia, yang akan mengalami perubahan setelah bayi lahir, yaitu : “Normal postnatal patency” : Secara fungsional, duktus arteriosus masih terbuka karena hipoksia atau pada bayi kurang bulan, dan akan menutup sendiri bila keadaan yang mendasari telah membaik. “Delayed, non surgical closure” : Duktus arteriosus akan menutup baik fungsional maupun anatomis, tetapi hal ini terjadi lebih lambat walaupun keadaan-keadaan yang mendasari telah membaik. Penutupan ini terjadi karena secara normal menutup sendiri, atau secara abnormal yaitu karena infeksi atau trombosis pada duktus arteriosus tersebut. “Persistent patency of the ductus” (PDA) : Duktus arteriosus tetap terbuka secara anatomis sampai dewasa. Tindakan pembedahan dilakukan secara elektif (sebelum masuk sekolah). Tindakan pembedahan dilakukan lebih dini bila terjadi : Gangguan pertumbuhan, Infeksi saluran pernafasan bagian bawah berulang, Pembesaran jantung/payah jantung dan Endokarditis bakterial 6 bulan setelah sembuh

3. PS (Pulmonary Stenosis) / Penyempitan Katup Paru

PS adalah penyempitan katup paru yang berfungsi mengatur aliran darah rendah oksigen dari bilik kanan jantung ke paru-paru. Dengan penyempitan ini, bilik kanan harus bekerja keras memompa darah sehingga makin lama makin membesar (hipertrofi). PS terjadi pada 10% kasus. Banyak penderita yang baru terdiagnosis setelah dewasa. Bila demikian, dampaknya mungkin sudah sangat merusak berupa penyakit paru, risiko stroke tinggi dan usia harapan hidup yang rendah.

4.  ASD (Atrial Septal Defect) / Sekat Serambi Jantung Berlubang

Atrial Septal Defect (ASD) adalah terdapatnya lubang di antara dua serambi jantung atau terdapat hubungan antara atrium kanan dengan atrium kiri yang tidak ditutup oleh katup. ASD adalah adanya lubang atau defek pada sekat yang memisahkan atrium kiri dan kanan. Lubang ini menimbulkan masalah yang sama dengan VSD, yaitu mengalirkan darah kaya oksigen kembali ke paru-paru. ASD terjadi pada 5-7% kasus dan lebih banyak terjadi pada bayi perempuan dibandingkan bayi laki-laki.

5.  TF (Tetralogi Fallot)

TOF adalah komplikasi kelainan jantung bawaan yang khas, dan melibatkan empat kondisi: Sekat bilik jantung berlubang (VSD), penyempitan katup paru (PS), bilik kanan jantung membesar (hipertrofi) dan akar aorta tepat berada di atas lubang VSD. Pada penyakit ini yang memegang peranan penting adalah defek septum ventrikel dan stenosis pulmonalis, dengan syarat defek pada ventrikel paling sedikit sama besar dengan lubang aorta. Lubang VSD biasanya besar dan darah mengalir dari bilik kanan melalui lubang ini menuju bilik kiri. Hal ini terjadi karena adanya hambatan pada katup paru. Setelah masuk ke bilik kiri, darah yang rendah oksigen itu dipompa ke aorta dan mengalir ke seluruh tubuh. Itulah sebabnya bayi penderita TOF memiliki kulit yang membiru karena kekurangan oksigen.

Penyebab dari jantung bawaan sebagian besar hampir 90% tidak diketahui. Saat ini yang diyakini adalah faktor lingkungan, seperti ibu seorang perokok, minum obat di luar resep dokter, infeksi waktu hamil dikatakan memegang peranan 3%. Sisanya 7% karena turunan. Karena penyebabnya sebagian besar belum diketahui dan faktor turunan hanya 7%, kemungkinan untuk melahirkan anak dengan kelainan jantung bawaan relatif kecil.

Perbedaan Antara Gagal Jantung Akut Dan Kronis

Perbedaan antara gagal jantung akut dan kronis,- Istilah akut dan kronis memang istilah yang umum disebutkan oleh dokter. Termasuk pada gagal jantung. Jika seperti itu, apakah keadaan penyakit gagal jantung masih sama?

gagal jantungGagal jantung, adalah penyakit yang menggambarkan kondisi ketika jantung tidak dapat memompa darah seperti biasa karena matinya otot jantung. Ketika otot jantung berhenti, maka seluruh tubuh akan kekurangan pasokan darah dan oksigen. Beda halnya dengan serangan jantung, serangan jantng adalah kondisi dimana pembuluh darah tersumbat akibat adanya pelapisan dinding arteri oleh lemak dan kolesterol sehingga menyebabkan darah tidak mengalir.

Tentang Gagal Jantung Kronis

Gagal jantung kronis adalah kondisi jantung yang tidak memiliki kemampuan untuk memompa darah yang telah diderita dan diketahui selama bertahun-tahun, dan telah mencapai fase yang paling parah.  Kondisi pasien gagal jantung tergantung dari sejauh mana tingkat keparahannya. Namun secara umum pasien dari gagal jantung kronis sering mengalami sesak nafas dan kelelahan. Biasanya pasien sering mengalami ketidakmampuan untuk bernafas jika berbaring akibat adanya cairan yang tertahan di dalam jantung. Biasanya akan terdengar suara mirip cairan mengalir jika dideteksi menggunakan stetoskop. Penderita gagal jantung kronis harus melakukan pemeriksaan medis secara berkala untuk mengurangi gejala dan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Dengan demikian kemungkinan untuk sembuh bisa bertambah dan harapan untuk hidup lebih meningkat. Jika kondisi gagal jantung dalam kategori kronis tidak bisa lagi diatasi dengan obat-obatan, terapi, bahkan perawatan lainnya, jalan satu-satunya adalah melakukan operasi agar jantung kembali berfungsi. Tindakan operasi yang dilakukan untuk pasien gagal jantung kronis umumnya adalah operasi bypass atau transplantasi jantung (cangkok jantung).

Gagal Jantung Akut

Gagal jantung akut ini berbeda dengan gagal jantug kronis. Gagal jantung akut merupakan keadaan jantung yang tidak bisa memompa darah dengan gejala sesak nafas hebat secara tiba-tiba. Penderita gagal jantung akut pada umumnya tidak menyadari dirinya mengalami kematian otot jantung sebelum terkena serangan gagal jantung akut. Sebelum mengetahui gagal jantung akut, pasien tidak akan menyadari bahwa dirinya menderita gagal jantung kategori akut karena biasanya gejala yang terlihat / dirasakan penderita adalah sesak nafas terutama saat berbaring. Akan tetapi penderita menganggap ini sebagai kekelahan biasa sehingga penderita gagal jantung akut umumnya terlambat mendapat penanganan medis. Pada kondisi otot jantung yang parah dan tidak segera mendapat penanganan, saat berbaring penderita akan merasakan sesak nafas yang parah secara tiba-tiba kemudian disusul dengan ketidakmampuan untuk bernafas lalu tubuh menjadi lemas. Penanganan medis yang dapat dilakukan untuk penderita gagal jantung akut adalah dengan dilakukannya pemberian oksigen serta nitrat yang akan berfungsi untuk menormalkan pernafasan. Untuk perawatan lebih lanjut, penderita gagal jantung akut diberikan terapi inotropik dan diuretik.

Sebagian besar kasus gagal jantung akut berakhir dengan kematian karena otot jantung yang mati telah mencapai tingkatan paling parah akibat terlambatnya penanganan sebelumnya. Maka dari itu sebaiknya pemeriksaan secara rutin wajib dilakukan untuk kesehatan jantung Anda, sebelum keadaan lebih buruk.

Kenali Tanda-tanda Gagal Jantung

Kenali tanda-tanda gagal jantung,- Pada umumnya orang-orang cenderung akan membiarkan tanda-tanda kecil penyakit jantung hingga keadaan yang lebih parah muncul. Maka dari itu, sangat penting untuk Anda mengetahui tanda-tanda Gagal Jantung yang muncul sehingga nantinya akan mendapatkan penanganan yang tepat dan lebih baik.

Dan berikut ini adalah beberapa tanda-tanda gagal jantung seperti yang dilansir situs hidupkusehat.com, diantaranya:

Kenali Tanda-tanda Gagal Jantung

1. Kesulitan saat bernafas, terutama ketika berbaring atau tidur

Jika Anda pernah merasa seperti ada tekanan di dada sehingga menyebabkan Anda sulit untuk bernafas, mungkin Anda perlu berkonsultasi dengan dokter atau ahli jantung. Kesulitan bernafas ini dapat terjadi saat melakukan aktivitas atau saat berbaring atau pada malam hari (paroxymal nocturnal dyspnea). Kesulitan bernafas ini terjadi karena kurangnya kemampuan jantung untuk memompa darah keseluruh tubuh, sehingga darah pun kembali ke paru-paru.

2. Perasaan berat di dada

Orang yang didiagnosa memiliki penyakit jantung sering mengeluhkan rasa berat atau ada tekanan di dada. Terkadang, orang tersebut mengeluhkan nyeri dada saat melakukan aktivitas dan akan reda bila beristirahat. Nyeri dada atau disebut angina ini terjadi karena sel-sel jantung tidak mendapatkan cukup oksigen karena berkurangnya aliran darah ke otot-otot jantung.

3. Pakaian dan sepatu tiba-tiba menjadi sempit

Pada kasus gagal jantung, karena berkurangnya kemampuan kemampuan otot jantung untuk memompa darah, cairan dari darah dipaksa kembali ke jaringan tubuh. Gagal jantung, terutama gagal jantung kanan dikarakterisasi dengan akumulasi cairan di abdomen (perut bagian bawah) dan kaki. Karena terjadi akumulasi (penumpukan) cairan, seseorang yang mengalami gagal jantung akan mengeluhkan sempit saat memakai pakaian atau sepatu. Bila Anda mengalami hal ini, segeralah berkonsultasi ke dokter.

4. Merasakan lelah sepanjang waktu

Apakah Anda sering merasa lelah meskipun baru saja bangun di pagi hari? Sebaiknya Anda segera mengunjungi dokter untuk berkonsultasi. Kelelahan yang berkelanjutan atau terus menerus ini terjadi karena organ tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen untuk terus menghasilkan energi.

5. Batuk persisten (menetap)

Seseorang yang mengalami gagal jantung kongestif dapat mengalami batuk kronik atau terengah-engah karena adanya akumulasi cairan di paru-paru. Kondisi ini sering hanya dikira asma, masuk angin, atau penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Batuk dapat semakin memburuk saat berbaring atau saat pertama kali bangun dari tempat tidur. Batuk yang dialami dapat berupa batuk kering atau bersputum (berdahak) putih atau mukus (lendir) yang kental.

6. Kurangnya nafsu makan

Tanda lain dari gagal jantung adalah perasaan penuh di perut. Hal ini terjadi karena adanya akumulasi cairan di liver (hati) atau saluran pencernaan. Akibatnya, nafsu makan menurun dan Anda mulai makan dengan porsi sedikit. Hilangnya nafsu makan juga dapat disebabkan karena kelelahan yang dialami pasien. Sehingga aktivitas mengunyah akan terasa melelahkan.

7. Sering buang air kecil saat malam hari

Seringnya BAK saat malam hari merupakan tanda utama lain dari gagal jantung. Hal ini terjadi karena ada transfer cairan yang telah terakumulasi sepanjang hari dari kaki menuju ginjal melalui pembuluh darah. Untuk menghindari hal ini, jagalah asupan cairan saat malam hari.

8. Bermasalah dengan ritme jantung

Pada kasus gagal jantung, jantung mulai berdenyut lebih cepat untuk mengkompensasi kurangnya kekuatan pemompaan jantung.

9. Ansietas atau cemas

Ansietas merupakan tanda gagal jantung yang sering diabaikan. Ansietas ditandai dengan nafas cepat, denyut jantung cepat, dan telapak tangan yang berkeringat. Bila Anda mengalami hal ini, ceklah tanda gagal jantung lainnya.

10. Perubahan kebiasaan dan perilaku

Perubahan perilaku yang terjadi dapat berupa kurangnya nafsu makan, kurang tidur saat malam hari, atau berkurangnya aktivitas.

Demikianlah artikel seputar tanda-tanda gagal jantung, jika tanda-tanda seperti diatas sudah muncul atau Anda sering merasakannya, segera lakukan pemeriksaan sekarang juga. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah kemungkinan yang terburuk yang dapat terjadi.

Kenali Tanda-tanda Gagal Jantung

Fakta Dan Gangguan Jantung Pada Manusia

Jantung adalah organ penting yang kita miliki sebagai manusia tentunya, dan ternyata ada beberapa fakta menarik seputar jantung dan beberapa gangguan jantung yang dapat terjadi. Apa saja kira-kira Fakta Dan Gangguan Jantung Pada Manusia yang tidak kita ketahui? Berikut selengkapnya.

Fakta Dan Gangguan Jantung Pada Manusia
1. Jarang bersosialisasi picu serangan jantung

Anda mungkin terkejut dengan satu fakta ini. Ya, pasien serangan jantung yang jarang bersosialisasi memang lebih rentan mengalami depresi. Padahal, aliran hormon pemicu stress dapat membuat jantung bekerja lebih berat hingga akhirnya berhenti berdetak. Seorang profesor dari University of Miami Miller School of Medicine, Arthur Agatston, MD, menyarankan para penderita jantung agar lebih mendekatkan diri lagi dengan teman atau keluarganya. Dukungan dari orang-orang terkasih ternyata sangat berarti, dan bisa membantu mereka untuk lebih tenang dan kuat menjalani hidupnya.

2. Saat tubuh kedinginan, jantung akan tetap hangat.

Ketika berada didaerah dingin, tubuh akan otomatis mengalirkan darah dari akki dan tangan menuju organ-organ vital (termasuk jantung) untuk menjaga suhu tubuh agar tetap normal. Itulah sebabnya kaki dan tangan kita kemudian terasa dingin. Ini mematahkan teori yang mengatakan bahwa orang-orang yang mempunyai jari tangan dan kaki dingin, berarti memiliki sirkulasi darah buruk serta jantungnya bermasalah.

3. Bentuk jantung pada tiap orang berbeda-beda

Bentuk jantung orang berbadan tinggi dan kurus cenderung lebih panjang dan ramping. Sementara pada orang berbadan gemuk, bentuknya bisa beragam. Letak jantung pun bukan di sebelah kanan atau kiri dada kita, seperti yang dipahami banyak orang selama ini. Jantung kita sesungguhnya terletak di bagian tengah dada.  Bila selama ini dokter selalu memeriksa dengan meletakkan stetoskopnya di bagian kiri dada kita, itu karena ventrikel jantung sebelah kiri lebih besar dan terasa denyutnya, ketimbang yang di sebelah kanan.

4. Tertawa membuat jantung sehat

Tertawalah terbahak-bahak hingga air mata menetes agar jantung lebih sehat. Hal ini sudah dibuktikan dari penelitian bahwa tertawa menyebabkan dinding pembuluh darah yang disebut endotelium lebih rileks, dan meningkatkan aliran darah sampai 45 menit setelah tertawa.

5. Perasaan terkejut dapat membuat jantung mau “copot”

Tak hanya karena kaget, kejadian yang membuat syok juga turut andil. Ini berkaitan dengan keberadaan aorta, saluran utama tempat darah mengalir ke lengan, leher, dan otak, yang terletak di bagian atas jantung. Saat terkejut, takut, atau gugup, kita merasa jantung berdenyut sangat kencang dan seolah hendak terlontar dari dada.

6. Daya tarik seksual

Bercinta adalah cara mudah untuk membuat jantung Anda lebih sehat. Penelitian dilakukan pada 2.500 pria yang berusia antara 49-54, orgasme tiga kali dalam seminggu dapat mengurangi risiko penyakit jantung hingga 50 persen.  Hal itu diperkirakan karena gairah seksual dapat meningkatkan denyut jantung dan membakar sekitar 200 kalori, setara dengan berjalan cepat selama 15 menit.

7. Berhati besar

Ungkapan berhati besar sering diberikan pada orang yang pemaaf. Tetapi, dalam dunia kedokteran berhati besar artinya sebuah sinyal penyakit jantung. Jenis yang paling umum, dinamakan Cardiomyopathy Dilated, terjadi ketika bilik jantung melebar dan membesar. Jika tidak diobati hati yang besar, akan menyebabkan gagal jantung.

8. Hati-hati, patah hati

Patah hati saat putus cinta bukan hanya berdampak buruk pada kondisi psikologis Anda, tetapi juga menimbulkan masalah pada jantung. Menurut penelitian, orang yang patah hati berisiko tinggi terkena serangan jantung. Trauma semacam itu ternyata dapat memicu pelepasan hormon stres dalam aliran darah yang secara temporer ‘menyetrum’ jantung. Hal ini dtandai dengan gejala sakit dada dan sesak napas, tetapi bisa sembuh dengan sendirinya selama beberapa hari.

9. Rokok

Menurut pernyataan American Heart Association, perokok memiliki resiko 2-4 kali lebih dibanding bukan perokok. Faktor resiko lainnya untuk terkena penyakit jantung koroner antara lain adalah diabetes mellitus tak terkontrol, kegemukan, hipertensi tak terkontrol, kolesterol darah (terutama LDL) yang tinggi, obstructive sleep apnea (periode henti napas sesaat saat tidur), faktor turunan keluarga, usia lanjut, post menopause pada wanita dan kebiasaan hidup serba stress serta penuh amarah.

Pada individu yang relatif muda dan tanpa memiliki berbagai resiko diatas, seringkali nyeri dada yang tak khas di bagian kiri umumnya berasal dari organ lain selain jantung, terutama otot. Selain itu mungkin juga dari lambung dan paru.

Perokok, mereka yang gemuk dan mereka yang memiliki pola makan yang tak baik serta maag kadangkala dapat mengalami suatu nyeri dada yang cukup mengerikan yaitu seperti terbakar dari atas ulu hati hingga ke kerongkongan. Hal demikian sejauh terjadi pada mereka yang berusia relative muda dan tak memiliki resiko penyakit jantung seringkali disebabkan oleh karena refluks atau tumpahan asam lambung yang naik hingga ke kerongkongan, atau dikenal sebagai refluks esofagitis. Karena sensasinya seperti jantung yang terbakar maka dijuluki sebagai heart burn. Namun sesungguhnya hal ini sama sekalai tak berkaitan dengan penyakit jantung.

10. Tak semua lemak itu jahat.

Dr James Carlson, pengarang ‘Genocide: How Your Doctor’s Dietary Ignorance Will Kill You’ mengatakan bahwa aturan diet yang dipercaya masyarakat pada umumnya itu salah.  Carlson menegaskan bahwa makan makanan berlemak itu tak selalu membuat seseorang jadi gemuk. Dan jika seorang makan makanan berkolesterol tidak pernah terbukti bahwa hal itu dapat meningkatkan resiko penyakit jantung.  Apa yang berbahaya adalah makanan dengan kandungan lemak jenuh dan yang mengandung fatty acids. Kandungan fatty acids bahkan diklaim lebih jahat daripada lemak trans.

11. Kaum wanita mengalami serangan yang berbeda.

Jangan pula menganggap bahwa hanya sakit pada bagian dada saja yang menjadi tanda bahwa Anda sedang mengalami serangan. Ketika pria atau wanita sering merasakan sakit atau rasa tidak nyaman pada satu atau kedua lengannya, area punggung, leher, rahang, atau perut, maka wanita biasanya akan mendapati bahwa nafasnya jadi lebih pendek.

Selain itu, pada wanita bisa jadi akan timbul gejala mual dan muntah, disertai sakit pada area punggung dan rahang, sementara pria tidak mengalaminya. Hal ini pun perlu diwaspadai.

Kita memiliki sebuah jantung yang berlokasi di dada kiri , di belakang tulang dada-iga kiri. Posisi jantung berada diapit oleh kedua paru-paru, namun tidak perlu khawatir karena paru-paru bak ibarat spons sehingga posisi demikian tidak akan mencekik si jantung. Besarnya jantung hanya sekepalan tangan kiri si empunya-nya, tapi dengan sekecil itu, fungsi jantung luar biasa vital bagi kehidupan, saat ia berhenti bekerja 5 menit saja, hampir dipastikan kita sudah dekat dengan lubang kubur.

Demikianlah Fakta Dan Gangguan Jantung Pada Manusia yang saya informasikan untuk Anda. Bagaimanapun kesehatan jantung berawal dari pola hidup yang kita jalani. Semangat untuk memulai hidup sehat dari sekarang karena kesehatan itu mahal. Sampai jumpa pada artikel selanjutnya dan salam sehat selalu untuk Anda.

Fakta Dan Gangguan Jantung Pada Manusia

Pengertian Dan Fungsi Jantung Pada Manusia

Pengertian Dan Fungsi Jantung Pada Manusia lebih lengkap akan saya bahas pada situs pengobatangagaljantung.com. Sebagai manusia, salah satu organ terpenting yang kita miliki adalah jantung. Karena menurut fungsinya sudah jelas, karena jantung merupakan satu-satunya pemompa darah yang mengalirkan darah ke seluruh tubuh secara berulang-ulang yang hanya akan berhenti ketika kita meninggal. Letak jantung di dalam rongga dada sebelah depan (kavum mediastinum anterior), sebelah kiri bawah dari pertengahan rongga dada, diatas diafragma, dan pangkalnya terdapat di belakang kiri antara kosta V dan VI dua jari di bawah papilla mamae. Pada tempat ini teraba adanya denyutan jantung yang disebut iktus kordis. Ukurannya kurang lebih sebesar genggaman tangan kanan dan beratnya kira-kira 250-300 gram.

jantung

Pada tiap-tiap bagian jantung bekerja dengan tidak bergantung pada yang lain, tetapi semuanya bekerja secara bersama-sama untuk mengatur peredaran darah yang normal. Dinding-dinding jantung yang terdiri dari serat-serat otot yang kuat yang mempunyai kekuatan untuk menguncup (berkontraksi) atau berdenyut dengan berirama.  Denyutan berirama yang secara terus menerus akan memelihara kelangsungan peredarah darah, dalam hal ini jantung bekerja banyak sekali. Jantung berdenyut lebih dari seratus ribu kali sehari dan terus menerus memompa darah melalui lebih dari 60.000 mil pembuluh darah yang amat kecil. Pembuluh-pembuluh kapiler ini hanya sepersepuluh inchi panjangnya, tetapi jika ujung-ujungnya dihubungkan satu dengan yang lain, panjangnya meliputi dua setengah kali mengelilingi dunia melalui khatulistiwa. Untuk tekanan yang sesua, semua pembuluh harus diisi dengan jumlah darah yang sesuai, kalau tidak jaringan-jaringan tubuh akan mati.

Sedikit tambahan yang perlu Anda ketahui jika fungsi jantung menurun, terdapat gejala-gejala yang muncul pada penderota sebelum mereka terdiagnosa penyakit jantung. Banyak penelitian yang berusaha mencari “warning signs” yang mungkin muncul pada penderita penyakit jantung. Jonathan Goldstein, MD seorang cardiologist dari Goldstein of Saint Michael’s Medical Center di New Jersey, mengatakan bahwa jantung merupakan suatu organ otot besar yang berada di dalam tubuh, dan bila sudah mulai ada kelainan maka dapat muncul beberapa gejala, diantanya:

1. Gangguan Seksual:

Mayo Clinic pernah menerbitkan studi yang meneliti pria usia 40 – 49 yang menderita disfungsi ereksi dan menemukan bahwa pada para penderita disfungsi seksual terjadi peningkatan risiko untuk menderita penyakit jantung menjadi dua kali lipat. Pada wanita terjadi kondisi dimana susah terjadinya orgasme, kedua hal ini disebakan oleh kurangnya aliran darah ke bagian genitalia yang mungkin disebabkan oleh pengerasan arteri.

2. Mengorok:

Para penderita sleep apnea memiliki risiko untuk menderita serangan jantung lebih banyak 3x dalam waktu 5 tahun, yang mungkin disebabkan oleh kurangnya aliran oksigen ke jantung.

3. Gusi yang bengkak,

Gusi nyeri atau berdarah.  Para peneliti berpendapat bahwa adanya kelainan pada jantung dapat mempengaruhi aliran darah ke daerah gusi yang memicu penyakit periodontal.

4. Kaki Bengkak:

Pembekakan pada daerah kaki dapat menunjukkan bahwa anda memiliki retensi air yang dapat menunjukkan penyakit jantung seperti penyakit pembuluh darah koroner dan gagal jantung.

5. Detak Jantung Ireguler (aritmia):

Detak jantung terlalu cepat, atau detak jantung yang tidak regular dapat menunjukkan adanya kelainan jantung seperti penyakit arteri koroner atau gangguan irama jantung.

6. Nyeri Dada Kiri atau Bahu:

Nyeri pada dada kiri (angina pectoris), merupakan nyeri yang dirasakan seperti tertekan dan tertusuk yang dapat menyebat ke bahu, terkadang nyeri diperparah bila bernapas namun terkadang dapat disalah artikan sebagai nyeri ulu hati.

7. Napas yang Sesak dan Pendek:

Bila terjadi sesak atau napas yang pendek saat beraktifitas fisik ataupun saat stress mungkin disebabkan oleh suatu penyakit jantung atau paru-paru tahap awal.

Jadi, bagaimana? Semoga Pengertian Dan Fungsi Jantung Pada Manusia yang saya terbitkan dan telah saya rangkum dari beberapa artikel kesehatan dapat membantu dan bermanfaat untuk Anda.

Baca juga: Pengobatan Alternatif Penyakit Gagal Jantung