Ganja Dapat Menyebabkan Jantung Melemah

Seperti yang kita ketahui jika Ganja, termasuk tanaman / daun yang akan membuat siapapun pemakainya ketagihan. Namun, bukan hanya itu saja, Ganja juga berefek pada kondisi jantung melemah.

Dilihat dari asalnya, Ganja merupakan bagian dari tanaman yang disebut Cannabis sativa. Tamanan ini memiliki kandungan zat narkotik yang bisa memabukkan dan memberikan efek menenangkan, sehingga sering disalahgunakan oleh pemakaiannya.

Ganja dapat Menyebabkan Jantung Melemah

Dalam jurnal yang dipublikasikan oleh American Heart Association, Ganja disebut-sebut dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan jantung. Walaupun masih perlu penelitian lebih lanjut lagi, efek samping atau bahaya dari Ganja memang tidak perlu kita ragukan lagi. Berikut ini adalah beberapa efek samping yang biasanya terjadi pada mereka yang menggnakan ganja, diantaranya :

  • Nyeri dada.
  • Mengalami gangguan irama jantung.
  • Kardiomiopati.
  • Serangan jantung.
Dan berikut ini adalah beberapa poin yang menjelaskan jika penggunaan ganja dapat mengakibatkan efek samping pada jantung.

1. Penggunaan Ganja membuat denyut jantung meningkat hampir sebanyak 100%. Penyebabnya tidak lain adalah zat Tetrahydrocannabinol (THC) yang merupakan senyawa aktif yang terkandung dalam tumbuhan ganja.
2. Risiko peningkatan tekanan darah secara tiba-tiba dapat terjadi setelah merokok dengan menggunakan ganja. Peningkatan tekanan darah yang terus menerus akan mengakibatkan beban kerja jantung semakin berat. Bahkan tidak menutup kemungkinan akan terjadi gangguan pada fungsi jantung di masa yang akan datang.
3. Pada pembuluh darah, ganja dapat menimbulkan kerusakan. Kerusakan pembuluh darah ini akan memengaruhi kemampuan darah untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Jika pasokan oksigen ke daerah jantung kurang, risiko serangan jantung tentu akan meningkat.
4. Menurut data dari French Addictovigilance Network, dalam rentang waktu tahun 2006-2010 terdapat hampir 2000 kasus gangguan kesehatan pada pengguna ganja. Sebanyak 30 kasus diantaranya merupakan kasus gangguan pada jantung; yaitu gangguan serangan jantung, gangguan pembuluh darah jantung dan gangguan irama jantung.
5. Terdapat penelitian yang melibatkan hampir 400 pasien yang mejelaskan bahwa terdapat peningkatan risiko terjadi serangan jantung sebanyak lima kali pada satu jam pertama pemakaian ganja.

Baca lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *